Sponsors Link

17 Penggunaan Media Sosial Dalam Strategi Komunikasi

Sponsors Link

Media sosial merupakan sebuah media atau sarana yang dibuat untuk melakukan berbagai kegiatan sosial seperti berkomunikasi, menjalin hubungan dengan orang lain, menyebarkan informasi dan sebagainya. Tidak semua media komunikasi dapat dikatakan sebagai media sosial, karena media sosial memiliki ciri tersendiri. Jika merujuk kepada Pengertian Media Sosial Menurut Para Ahli, maka suatu sarana komunikasi dapat dikatakan sebagai media sosial apa bila memiliki beberapa Ciri-ciri Media Sosial seperti :

ads
  1. Memiliki pengguna dan pengoperasiannya langsung dilakukan oleh pengguna
  2. Memiliki konsep komunitas yang interaktif
  3. Mampu menghubungkan siapa saja dengan konten atau isi yang tidak terbatas
  4. Konten yang dibagikan dapat memberikan rasa emosional
  5. Konten yang disebarkan bersifat real time dan tersebar dengan cepat
  6. Pengguna yang menentukan waktu interaksi
  7. Dapat digunakan sebagai wadah aktualisasi diri
  8. Seluruh isi atau konten tercatat mulai dari detik, menit, jam, hari, tanggal hingga tahun
  9. Dapat memberitahukan profile pengguna

Perkembangan Media Sosial di Indonesia yang begitu pesat membuat Komunikasi Online kian digemari dan menjadi salah satu media komunikasi terpopuler di Indonesia bahkan didunia. Penggunaan media sosial yang mudah, cepat, efisien dan dapat digunakan dimana saja serta kapan saja, adalah faktor utama untuk menjadikan jaringan Internet sebagai Media Komunikasi yang paling banyak dipilih dan digunakan saat ini.

Kini media sosial berkembang bukan hanya menjadi Media Komunikasi Modern dengan beragam fitur canggihnya, melainkan juga menjadi tempat untuk berbisnis. Hal ini pula yang membuat Pengaruh Media Sosial dalam kehidupan bermasyarakat tidak boleh dianggap remeh. Disaat banyak survey yang mengatakan daya beli menurun masyarakat menurun, ternyata daya beli pada pasar atau market online semakin meningkat setiap tahunnya. Ini menandakan bahwa Efek Media Sosial terhadap kebiasaan masyarakat dibidang jual-beli sudah mulai beralih kedalam digital market atau E-Commerce.

Untuk menggunakan media sosial dalam strategi komunikasi tidaklah boleh dilakukan dengan sembarang, terlebih jika tujuannya adalah untuk berbisnis, edukasi hingga menyebarkan informasi mengenai suatu kejadian. Penggunaannya harus selalu mengikuti Etika Komunikasi di Media Sosial, agar Dampak Negatif Dari Media Sosial dapat dihindari. Etika dalam Penggunaan Media Komunikasi sosial yang kami maksud adalah :

  1. Jujur, transparan, tidak mengandung kebohongan dan tidak merugikan orang lain
  2. Tidak melanggar norma – norma asusila, norma sosial, norma hukum, norma agama serta norma adat
  3. Tidak menggunakan media sosial sebagai kepentingan orang tertentu dengan membawa – bawa isu SARA

Jika penggunaan media sosial mengikuti berbagai etika tersebut, maka strategi komunikasi yang direncanakan akan berjalan dengan baik. Bagaimana sebenarnya penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi? simak penjelasannya dibawah ini.

1. Gunakan Profile Asli

Sekarang ini banyak sekali pengguna media sosial yang membuat profile palsu atau dikenal sebagai Fake Account. Oleh sebab itu, ketika kamu ingin menggunakan media sosial untuk tujuan bisnis, edukasi atau hal lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi kamu dan orang lain, maka strategi yang utama adalah menggunakan profile asli pada setiap media sosial kamu. Profile asli bukan hanya sekedar nama asli, melainkan akun tersebut benar-benar dapat dipertanggung jawabkan siapa penggunanya dan dimana alamat penggunanya. Tujuannya adalah agar orang dapat dengan mudah mengenali kamu, dan orang atau pengguna lain memiliki kepercayaan kepada kamu. Ingat, bahwa kepercayaan adalah kunci komunikasi.

2. Konsisten

Penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi yang kedua adalah harus konsisten. Jika kamu menggunakan media sosial untuk berbisnis maka jangan pernah menggunakannya untuk edukasi, kecuali edukasi bisnis. Begitu juga ketika kamu menggunakan media sosial sebagai sarana Komunikasi Pembelajaran atau edukasi bagi orang banyak, maka jangan gunakan untuk berbisnis kecuali edukasi yang kamu berikan memiliki sistem berbayar.

Selain konsisten dalam tujuan penggunaan, kamu juga harus konsisten dari penggunaan nama. Jangan pernah mengganti nama yang sudah kamu buat. Ketika kamu sudah menggunakan nama Pakarkomunikasi.com maka jangan menggantinya dengan Pakarbisnis.com atau Pakaredukasi.com. Tujuannya agar orang-orang yang sudah menjadi follower atau pengikut kamu tidak kesulitan mencari akun media sosial kamu.

Sponsors Link

3. Buat Karakter

Strategi yang ketiga adalah dengan membuat karakter pada akun media sosial kamu. Misalkan kamu menggunakan media sosial untuk tujuan bisnis, maka cobalah untuk berbisnis dengan meyisipkan kata-kata humor atau kata-kata motivasi. begitu juga ketika menggunakannya untuk edukasi, cobalah untuk membuat edukasi yang berbeda dengan yang lain, misalnya dengan menggunakan Meme atau mengunakan kalimat-kalimat kekinian. Jika itu kamu lakukan, maka akun media sosial yang kamu gunakan akan memiliki karakter yang berbeda dari akun media sosial lainnya, meskipun fungsi dan tujuannya sama.

4. Membuat Beberapa Bagian

Membuat beberapa bagian didalam sebuah akun media sosial juga dapat menjadi strategi komunikasi yang ampuh. Biasanya ini dilakukan oleh orang-orang yang menggunakan media sosial Youtube, facebook, twitter dan sebagainya. Pada youtube, bagian ini dikenal dengan nama Playlist.

Pada media sosial seperti facebook kamu dapat membuat halaman atau fanspage yang langsung terhubung dengan akun utama, sedangkan pada twitter kamu dapat membuat beberapa akun yang juga terintegrasi misalnya @pakarkomunikasi, @Info_pakarkomunikasi, @Web_pakarkomunikasi. Tujuan dari pembuatan bagian-bagian ini adalah untuk meminimalisir informasi yang kamu sebarkan menjadi tumpang tindih dan membuat pembaca kesulitan mendapatkan informasi tersebut.

5. Berikan Ruang Komunikasi

Cobalah untuk memberikan ruang komunikasi antara kamu sebagai admin atau pengelola media sosial dengan orang-orang yang menjadi follower atau pembaca informasi yang kamu sebarkan. Kamu dapat menggunakan fitur chat pada aplikasi facebook, fitur re-tweet pada twitter atau fitur komentar pada youtube. Strategi yang satu ini sangat diperlukan terutama bagi kamu yang menggunakan media sosial sebagai bagian dari Komunikasi Bisnis. Untuk itu, usahakanlah merespon setiap komentar, pesan atau tanggapan yang masuk kedalam media sosial kamu secepatnya.

6. Berikan Tanggapan Humanis dan Responsif

Setelah kamu memberikan ruang komunikasi, strategi komunikasi berikutnya adalah dengan memberikan tanggapan dengan cara-cara yang humanis, humoris, penuh keakraban dan yang terutama adalah responsif. Coba juga dengan menggunakan kata – kata kekinian yang tidak terlalu kaku atau formal. Tujuannya adalah untuk memberikan kesan yang baik dimata pembaca media sosial kamu. Selain itu, tujuannya adalah untuk menciptakan branding positif pada akun media sosial kamu.

ads

7. Siapkan Jaringan

Jaringan internet merupakan Hambatan Penggunaan Teknologi Dalam Komunikasi Bisnis yang paling utama. Oleh sebab itu, siapkan jaringan internet yang cukup dan memadai ketika kamu menggunakan media sosia sebagai Strategi Komunikasi dalam Membangun Brand Image bisnis kamu ataupun menggunakan media sosial sebagai Strategi Komunikasi Efektif dalam Pembelajaran. Jangan sampai karena jaringan internet yang tidak memadai, akhirnya kamu tidak dapat melakukan kegiatan bisnis ataupun menyebarkan berbagai informasi yang biasanya kamu lakukan.

8. Lakukan Penyebaran Informasi Dengan Rutin

Strategi yang berikutnya adalah dengan melakukan penyebaran informasi secara rutin. Contohnya ketika kamu sudah merancang bahwa kamu akan menyebarkan minimal 10 produk atau 10 informasi dalam satu hari maka lakukanlah penyebarannya sesuai dengan yang kamu rencanakan. Contoh lainnya adalah dengan menentukan waktu uploading informasi, misalnya setiap pukul 08.00 pagi, 10.00 pagi, 12.00 pagi dan lain sebagainya.

Dengan melakukan penyebaran informasi secara rutin, jumlahnya selalu konsisten dan waktu penyebarannya juga konsisten, maka pembaca akan memiliki memory tentang akun kamu. Pembaca akan selalu mengingat bahwa setiap jam 08.00, jam 10.00 atau jam 12.00 kamu memberikan informasi, sehingga pada setiap jam itu Ia akan membuka akun media sosial kamu.

9. Original

Cobalah untuk menyebarkan informasi yang dibuat secara original oleh kamu. Original sendiri memiliki arti asli, tidak palsu, tidak plagiat, tidak copy paste dan dibuat dengan bentuk atau ragam yang tersendiri. Dengan menyebarkan informasi yang original dan tidak mengikuti informasi dari orang lain, maka akun kamu akan memiliki nilai lebih dimata pembaca. Strategi yang satu ini juga memiliki tujuan untuk menciptakan branding image akun media sosial kamu. (baca juga : Konsep Komunikasi Data dalam Control Area Network)

10. Otentik

Otentik merupakan sebuah informasi yang dibuat tanpa mengandung unsur kepura-puraan, memiliki ciri tersendiri, tanpa kebohongan dan ditulis atau disebarkan dengan niat yang tulus tanpa melukai perasaan orang lain. Contoh penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi yang otentik adalah, dengan menjawab seluruh pertanyaan dari pembaca atau follower kamu dengan jujur dan tanpa adanya unsur kebohongan demi tujuan kamu semata. Ketika media sosial milik kamu dapat menyebarkan informasi yang otentik, hal ini juga sangat berharga dan bermanfaat untuk meningkatkan potensi keberhasilan strategi komunikasi yang kamu lakukan.

11. Relevan

Relevansi penyebaran informasi juga menjadi strategi yang paling penting. Relevansi yang dimaksud bukan hanya berdasarkan isi informasi yang kamu sebarkan, melainkan tentang waktu kejadian pada informasi, sasaran atau target informasi hingga alasan ketika menyebarkan informasi terebut. Jangan pernah membuat informasi yang relevan, contohnya seperti kamu menyebarkan informasi mengenai ada kejadian demo besar dan kamu menggunakan fhoto demonstrasi dengan jumlah yang sangat banyak, padahal kenyataannya demonya hanya demo kecil. Ketika kamu melakukan itu, maka informasi yang kamu sebarkan akan dianggap Hoax. (baca juga : Pola Keyakinan dalam Objek Kajian Komunikasi Politik)

12. Manfaatkan Semua Fitur

Strategin yang berikutnya adalah dengan memanfaatkan semua fitur yang ada didalam media sosial. Jika media sosial tersebut dapat menyebarkan gambar, video, grafik, atau memiliki fitur-fitur lain, maka manfaatkanlah seluruh fitur tersebut. Tujuannya adalah untuk membuat informasi yang kamu gunakan menjadi lebih lengkap dan lebih memiliki kekuatan didalam penyampaian isi atau kontennya. Kenapa? karena hanya jika tulisan saja, sekarang ini sudah tidak lagi diminati. Oleh sebab itu, sebarkan informasi tulisan disertai gambar atau grafik bahkan dengan menyertakan video.

13. Gunakan Iklan

Pembuat atau Developer dari media sosial memberikan peluang iklan kepada kamu. Salah satu strategi komunikasi yang terbaik adalah dengan membuat akun media sosial kamu diiklankan. Dengan begitu, jangkauan kamu akan semakin luas dan tingkat kenaikan pembaca, pengikut atau follower kamu akan semakin besar. Tujuan Periklanan pada media sosial juga sama dengan tujuan periklanan pada media komunikasi lainnya.

14. Cari Relasi

Strategi yang berikutnya adalah dengan mencari relasi, rekanan, kolega atau partner untuk media sosial kamu. Dengan kata lain, cobalah untuk mengajak akun yang lain untuk saling membagikan informasi satu sama lainnya. Contohnya kamu juga ikut membantu menbagikan postingan akun tersebut dan akun tersebut juga akan membagikan postingan kamu. Dengan begitu, akun media sosial kamu akan semakin dikenal.

Sponsors Link

15. Buat Jejak Pendapat

Membuat jejak pendapat, polling, sensus atau survey pada akun media sosial kamu juga menjadi strategi jitu untuk menarik minat pengikut akun media sosial kamu. Dengan membuat jejak pendapat, kamu juga menjadi lebih tahu tentang  informasi apa yang disukai oleh pengikut kamu sehingga kamu juga akan mengetahui informasi apa yang harus kamu sebarkan. (baca juga : Hubungan Konsep Diri dalam Komunikasi Antar Pribadi)

16. Tidak Mengulang Judul Yang Sama

Mengulang-ulang penyebaran judul informasi yang sama, akan menimbulkan persepsi bahwa kamu sudah kehabisan bahan informasi. Oleh sebab itu, hindarilah pengulangan judul atau informasi yang sama. Kamu hanya dapat mengulang informasi yang sama ketika kamu menyebarkan informasi bersambung, dengan catatan membuat keterangan pada setiap judulnya. Misalnya sambungan 1, sambungan 2 atau part 1, part 2.

17. Jangan Mudah Menyerah

Untuk mendapatkan pengikut yang banyak pada media sosial kamu, maka strategi komunikasi yang berikutnya adalah jangan pernah menyerah. Pengalaman kebanyakan orang yang sukses meraih jutaan bahkan puluhan juta dari media sosial adalah karena mereka tidak mudah menyerah. Jangan menyerah ketika dalam 3 bulan awal, pengikut kamu masih puluhan orang. Karena biasanya akun media sosial yang sudah dapat dikatakan sukses adalah akun yang sudah berjuang lebih dari 1 tahun. (baca juga : Sejarah Perkembangan Jaringan Komputer dalam Komunikasi Data)

Itulah tadi penjelasan kami mengenai penggunaan media sosial dalam strategi komunikasi. Penjelasan diatas dapat kamu gunakan dalam berbagai media sosial dengan berbagai tujuan. yang terpenting adalah menggunakan media sosial dengan bijak. Sampai jumpa pada tulisan berikutnya.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Komunikasi Daring