Sponsors Link

10 Fungsi Komunikasi Audio Secara Umum

Sponsors Link

Kalau kita pergi ke supermarket, kafe, perpustakaan, atau berkendara kita selalu disuguhkan dengan suara musik. Suara memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia sebagai penanda dan komunikasi. Sebagai penanda misalnya suara alarm jam yang diatur pada jam tertentu sebagai penanda untuk bangun tidur. Atau, suara sirene sebagai tanda agar mobil lain menepi karena mobil ambulans atau mobil pemadam kebakaran akan lewat. Sementara itu, suara sebagai bentuk komunikasi misalnya bahasa. Bahasa sebagai alat komunikasi atau bahasa tubuh dalam komunikasi memungkinkan kita untuk dapat berkomunikasi atau mengkomunikasikan hal-hal yang bersifat kompleks dan abstrak seperti pemikiran, perasaan, dan informasi khusus lainnya.

ads

Agar suara yang berupa musik atau informasi ini dapat kita dengar atau didengar oleh banyak orang maka digunakan media. Segala sesuatu yang menggabungkan suara untuk mengirim pesan dinamakan dengan media berbasis audio. Media berbasis audio dimulai ketika perekaman pertama dibuat pada gulungan lilin dan dimainkan melalui fonograf. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi seperti internet sebagai media komunikasi, maka proses perekaman pun turut berkembang. Media berbasis audio meniru suara asli yang merupakan bentuk utama komunikasi dalam interaksi tatap muka (misalnya komunikasi interpersonal atau komunikasi antar pribadi, komunikasi kelompok, atau komunikasi organisasi).

Media berbasis audio sendiri terdiri dari dua jenis yaitu media komunikasi sinkron dan media komunikasi asinkron. Contoh macam-macam media komunikasi berbasis audio sinkron adalah land line telephones, cell phone, internet phones, short-waves radio, audio conferencing, dan transportation dispatching.  Sementara itu yang termasuk ke dalam media komunikasi berbasis audio asinkron adalah audio podcast, radio broadcast, internet radio, dan voicemail.  Beberapa media berbasis audio digunakan secara sinkron atau asinkron. Misalnya, panggilan telepon terekam dari seseorang yang dikirimkan melalui telepon atau seorang operator yang mengumumkan informasi melalui pengeras suara.

Dari uraian singkat di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan komunikasi audio adalah komunikasi yang dilakukan oleh pengirim pesan melalui media berbasis audio untuk menyampaikan atau bertukar informasi baik verbal maupun nonverbal kepada penerima pesan.

Sebagaimana bentuk komunikasi lainnya, komunikasi audio juga memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah :

  1. Menyampaikan informasi

Sebagaimana bentuk atau konteks komunikasi lainnya, fungsi komunikasi audio yang pertama adalah untuk menyampaikan informasi. Hal ini dapat kita temui di supermarket tentang promo yang sedang berlaku, bandara terkait dengan informasi keberangkatan dan kedatangan, presentasi dalam rapat skala besar, dan lain sebagainya.

  1. Mengirim makna

Media berbasis audio merupakan saluran informasi tambahan yang dapat digunakan untuk menyampaikan atau mengirimkan makna kepada penerima pesan. Komunikasi yang dilakukan melalui media berbasis audio dapat membantu dalam proses penyajian informasi sehingga jika makna yang terkandung dalam suatu informasi dirasa tidak jelas hanya dengan menggunakan informasi visual, maka komunikasi audio dapat memberikan penjelasan terkait informasi yang disajikan. Hal ini dapat diterapkan misalnya dalam bidang komunikasi bisnis.

  1. Mempengaruhi sikap

Media berbasis audio juga seringkali digunakan dalam kegiatan ekonomi atau komunikasi pemasaran. Media berbasis audio biasanya digunakan sebagai salah satu bagian dari strategi pemasaran produk baru ataupun strategi komunikasi pemasaran yang efektif menurut para ahli. Harapannya adalah konsumen dapat tertarik dan kemudian bersedia membeli produk yang ditawarkan.

  1. Memobilisasi massa

Komunikasi yang dilakukan melalui media berbasis audio seringkali diterapkan untuk memobilisasi massa khususnya dalam bidang komunikasi politik. Pada berbagai pesta demokrasi di Indonesia baik Pilkada, Pileg atau Pilpres, akan kita temui berbagai peristiwa yang bertujuan untuk memobilisasi massa untuk datang ke tempat kampanye atau  turut serta dalam kampanye. Berbagai janji politik yang disampaikan melalui pidato yang berapi-api atau dihadirkannya grup band ternama merupakan cara-cara yang digunakan untuk memobilisasi massa dengan harapan saat pemilihan tiba mereka akan terpilih.


  1. Pembelajaran

Sebagai salah satu media komunikasi politik, komunikasi melalui media berbasis audio dapat juga diterapkan dalam bidang pendidikan atau komunikasi pembelajaran dan  sekaligus merupakan salah satu ciri-ciri media pembelajaran. Berbagai macam media pembelajaran yang berbasis audio dapat digunakan oleh peserta didik yang sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki oleh peserta didik. Misalnya, beberapa peserta didik dapat menyerap ilmu atau pelajaran dengan lebih baik melalui pendengaran dibandingkan dengan membaca sebuah buku teks.

  1. Menambah sensasi realitas

Komunikasi yang dilakukan melalui media berbasis audio dapat menambah sensasi realitas. Asosiasi budaya dengan musik memungkinkan kita untuk menyampaikan emosi, periode waktu, lokasi geografis, dan lain sebagainya. Perlu dipahami bahwa makna mungkin akan berbeda dalam budaya yang berbeda.

  1. Membentuk persepsi atau daya imaji

Komunikasi yang dilakukan melalui media berbasis audio seperti radio misalnya dapat membentuk persepsi pendengarnya. Hal ini diulas secara mendalam dalam teori jarum hipodermik yang merupakan teori efek media massa  pertama yang berusaha menjelaskan efek media massa terhadap khalayak massa. Teori jarum hipodermik yang dicetuskan oleh Harold Lasswell mengasumsikan bahwa pesan media seperti peluru yang ditembakkan ke dalam kepala khalayak. Contoh penerapan teori ini adalah efek disiarkannya sandiwara radio yang berjudul War of the Worlds yang menceritakan serangan alien yang mengancam kehidupan manusia di Bumi. Siaran ini mengakibatkan orang berbondong-bondong keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan negara dalam berada dalam keadaan kacau akibat siaran radio ini.


  1. Mengarahkan perhatian

Komunikasi yang dilakukan melalui media berbasis audio dapat mengarahkan perhatian pada peristiwa atau kejadian tertentu. Misalnya, suara sirine patroli pengawal menandakan bahwa ada pejabat yang  sedang melewati jalan tertentu.

  1. Memudahkan komunikasi

Komunikasi yang dilakukan melalui media berbasis audio dapat memudahkan komunikasi itu sendiri. Hal ini dikarenakan orang cenderung memberikan respon lebih baik terhadap kata-kata yang diucapkankan dibandingkan dengan media komunikasi lainnya.

  1. Hiburan

Musik yang kita dengar melalui media berbasis audio dapat memberikan rasa nyaman serta rileks setelah kita melewati hari yang panjang dan sibuk dengan segala rutinitas. Musik yang kita dengar bisa melalui radio ataupun berkas dengan format tertentu. Format berkas yang paling populer adalah MP3 karena kemampuannya dalam menyimpan berkas dengan kualitas audio. Selain itu, kita juga mendengar musik melalui komputer atau telepon pintar secara streaming yakni mendengarkan musik melalui internet.

Manfaat Mempelajari Fungsi Komunikasi Audio

Mempelajari fungsi komunikasi audio dapat memberikan beberapa manfaat, diantaranya adalah kita dapat mengetahui dan memahami pengertian komunikasi audio, jenis media berbasis audio, dan fungsi-fungsi komunikasi audio.

Demikianlah ulasan singkat tentang fungsi komunikasi audio. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang salah satu bentuk komunikasi yaitu komunikasi audio khususnya dan ilmu komunikasi pada umumnya.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Dasar Komunikasi