Sponsors Link

12 Peran Komunikasi Persuasif Dalam Pembentukan Sikap

Sponsors Link

Komunikasi persuasif adalah salah satu bentuk komunikasi yang dapat mempengaruhi perubahan sikap pada orang lain. Komunikasi persuasif biasanya digunakan dalam komunikasi pendidikan dan komunikasi bisnis. Untuk lebih memahami tentang pentingnya peranan komunikasi persuasif dalam berbagai bidang, berikut ini adalah 12 peran komunikasi persuasif dalam pembentukan sikap:

ads

1. Mempengaruhi minat pembeli

Salah satu peran dari komunikasi persuasif yang paling menonjol adalah mempengaruhi minat atau ketertarikan pembeli. Komunikasi persuasif ini banyak diaplikasikan oleh para penjual atau sales dalam mempengaruhi konsumen untuk membeli produk mereka.

Dengan berbagai cara, mereka akan berusaha sebisa mungkin berusaha untuk membuat konsumen yang sama sekali tidak tertarik untuk membeli menjadi tertarik untuk membeli.

Baca juga:

2. Membuat pekerja jadi lebih rajin

Komunikasi persuasif juga bisa digunakan oleh atasan kepada bawahannya untuk memotivasi mereka agar lebih keras dan giat dalam bekerja. Dengan menggunakan metode komunikasi yang tepat, maka pekerja pun dapat berubah menjadi lebih rajin lagi dalam bekerja. Motivasi juga bisa dilakukan oleh pihak HRD kepada para pelamar pekerjaan untuk bisa menjadi pekerja yang rajin di dalam sebuah perusahaan.

3. Membuat seseorang menjadi disiplin

Peran lain dari komunikasi persuasif adalah dapat membuat seseorang menjadi lebih disiplin. Hal ini biasanya berlaku pada murid di sekolah atau prajurit di kemiliteran. Guru akan berusaha keras untuk membentuk sikap murid menjadi lebih disiplin, baik dengan verbal maupun non verbal. 

Komunikasi persuasif yang tepat dapat mengubah sikap dan perilaku mereka menjadi lebih disiplin dibandingkan sebelumnya. Pembentukan disiplin ini biasanya juga diiringi dengan pemberian hukuman sebagai batasan.

Baca juga :

4. Meningkatkan kesabaran

Ketika seseorang sedang dalam masalah, lalu menceritakan masalahnya pada orang lain, tentunya ia akan mendapatkan dukungan untuk menjadi lebih sabar dalam menghadapi masalahnya. Hal ini juga termasuk ke dalam peran dari komunikasi persuasif.

Sikap gampang menyerah seseorang dapat diubah dengan menggunakan komunikasi persuasif yang tepat sehingga orang tersebut akan menjadi jauh lebih kuat dalam menghadapi masalahnya.

5. Lebih menghargai orang lain

Komunikasi persuasif juga bisa digunakan untuk mengubah pandangan seseorang terhadap orang lain. Komunikasi persuasif yang digunakan dapat membuat seseorang menjadi lebih menghargai orang lain. Sikap yang pada mulanya tidak menghargai orang lain akan berubah menjadi lebih menghargai orang lain.


Baca juga:

6. Menciptakan simpati

Komunikasi persuasif juga bisa menimbulkan rasa simpati dan empati pada seseorang. Hal ini biasanya terjadi pada saat penggalangan dana bagi korban bencana atau musibah. Para penggalang dana akan berusaha menjelaskan mengenai kondisi korban bencana dan musibah.

Dengan penjelasan tersebut, orang-orang akan mulai bersimpati dan memberikan sumbangan sebagai bentuk simpati mereka terhadap korban bencana. Bentuk komunikasi ini juga bisa dilihat di iklan televisi yang menayangkan kondisi korban bencana dan musibah.

7. Menetapkan pilihan

Peran lain dari komunikasi persuasif adalah menetapkan pilihan. Dengan melakukan komunikasi persuasif yang tepat, maka seseorang yang tadinya bingung untuk menetapkan pilihannya akan jauh lebih mudah untuk memilih.

Dengan mempengaruhi pemikiran seseorang, maka hal in dapat terjadi. Memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan suatu produk atau personal akan membuat seseorang menjatuhkan pilihannya.

baca juga:

8. Mengubah pilihan

Komunikasi persuasif juga bisa digunakan untuk membuat seseorang yang telah memilih sesuatu justru mengubah pilihannya. Cara melakukannya adalah dengan menjabarkan kelebihan dari produk atau personal yang akan disarankan untuk dipilih.

Meskipun seseorang telah menjatuhkan pilihannya, namun dengan metode komunikasi yang tepat, maka pilihannya tersebut dapat diubah dan diarahkan pada pilihan lain.


9. Menguatkan pendapat

Beberapa orang memiliki keraguan terhadap suatu pendapat atau pemikiran, namun dengan menggunakan komunikasi persuasif yang tepat, maka pemikiran atau pendapat tersebut dapat dikuatkan atau ditegaskan. Keraguan dalam diri seseorang mengenai pendapatnya dapat dikuatkan dengan memberikan motivasi dan dukungan.

10. Meningkatkan percaya diri

Komunikasi persuasif juga bisa digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Sering kali seseorang merasa menjadi tidak percaya diri untuk melakukan sesuatu, namun dengan komunikasi persuasif yang tepat, maka dapat menimbulkan kepercayaan diri pada seseorang.

Ia akan menjadi lebih berani dan percaya diri untuk melakukan pilihannya tersebut. Komunikasi persuasif ini biasanya digunakan pada orang-orang yang akan terjun di dunia marketing.

11. Membuat seseorang jadi lebih bertanggung jawab

Tak hanya menjadi lebih percaya diri, komunikasi persuasif juga bisa membuat seseorang menjadi lebih bertanggung jawab. Komunikasi persuasif yang dilakukan untuk mengubah perilaku menjadi lebih bertanggung jawab adalah dengan menasehati secara perlahan dan memberikan gambaran mengenai dampak yang akan didapatkan jika orang tersebut tidak melakukan tanggung jawabnya.

Beberapa kalimat yang agak menakutkan atau mengancam eksistensi orang tersebut juga mungkin akan digunakan untuk menekan dan mengeluarkan rasa tanggunga jawab orang tersebut. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang berada di atas orang yang dipengaruhi untuk lebih bertanggung jawab.

12. Menimbulkan motivasi

Ketika seseorang merasa ragu untuk melakukan sesuatu, maka diperlukan komunikasi persuasif yang cukup baik dan ampuh untuk memotivasinya. Berikan kalimat motivasi yang cukup ringan namun sangat berpengaruh sehingga orang tersebut akan menjadi lebih bersemangat dan yakin untuk melakukan hal yang diinginkan.

Itulah 12 peran komunikasi persuasif dalam pembentukan sikap. Komunikasi persuasif memang banyak dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja untuk mengubah pandangan dan perilaku seseorang. Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Sponsors Link
, ,
Oleh :