Sponsors Link

8 Pengertian Komunikasi Nonverbal Menurut Para Ahli

Sponsors Link

Di dalam dunia komunikasi, ada dua jenis komunikasi utama yang sampai saat ini masih terus dipelajari dan berusaha untuk didalami oleh berbagai ilmuwan yang ahli di bidang komunikasi. Baik komunikasi verbal ataupun nonverbal menempati porsi tersendiri dalam pembahasan ilmu komunikasi, hingga kadang kala pembahasan kedua jenis komunikasi ini melahirkan disiplin ilmu tersendiri yang fokus mengkaji dan mendalami pada salah satu jenis komunikasi tersebut.

ads

Komunikasi nonverbal misalnya melahirkan banyak temuan tentang bahasa tubuh, gestur, arti raut muka, dan lain sebagainya. Kedua jenis komunikasi ini sama pentingnya untuk dimengerti. Oleh karena itu dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang komunikasi nonverbal menurut para ahli.

Membahas komunikasi nonverbal menurut para ahli dapat membuat kita memiliki gambaran yang lebih utuh, menyeluruh, dan padu tentang komunikasi nonverbal. Kadang kala hanya dari pengertian ahli saja, kita sudah dapat memahami maksud komunikasi nonverbal itu seperti apa, walaupun tentu saja memahami realitasnya secara utuh biasanya membutuhkan usaha yang lebih dari sekedar mengutip atau membaca ulang pengertian dari para ahli. Akan tetapi pendekatan ahli tetap menjadi salah satu pendekatan utama yang dapat kita gunakan dalam mempelajari komunikasi nonverbal. Berikut ini adalah beberapa pandangan atau pendapat ahli berkenaan dengan komunikasi nonverbal.

Baca juga:

1. Komunikasi Nonverbal Menurut Adityawarman

Adityawarman adalah salah satu ilmuwan Indonesia yang memberikan gagasannya mengenai komunikasi nonverbal. Menurutnya, komunikasi nonverbal merupakan suatu komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata. Dengan kata lain, terdapat bentuk pesan lain yang disampaikan kepada komunikan oleh komunikator, dan hal tersebut bukanlah kata-kata. Dalam komunikasi langsung, ketika bertatap muka misalnya, maka ucapan atau suara yang dikeluarkan oleh pembicara merupakan bagian dari komunikasi verbal, sementara pandangan wajah, fokus mata, mimik wajah, dan lain sebagainya merupakan bagian dari komunikasi nonverbal.

2. Komunikasi Nonverbal Menurut Resberry

Bagi Resberry, komunikasi nonverbal adalah suatu tindakan dan perilaku manusia yang memiliki makna. Pengertian ini sangat luas, karena setiap perilaku atau tindakan kita, bisa jadi mengandung makna tertentu yang bahkan tidak kita sadari akan tetapi dipersepsi oleh orang lain.

Baca juga:

3. Komunikasi Nonverbal Menurut Atep Adya Barata

Komunikasi nonverbal menurut Atep Adya Barata adalah suatu jenis komunikasi yang diungkapkan lewat objek di setiap kategori lainnya (the object language), komunikasi yang menggunakan gerak (gesture) sebagai sinyal (sign language), serta komunikasi melalui tindakan atau gerakan tubuh manusia (action language). Pengertian Atep ini lebih sebenarnya secara tidak langsung menunjukkan kategori-kategori atau jenis-jenis dari komunikasi nonverbal, seperti gestur, aksi, objek, dan lain sebagainya.

Sponsors Link

4. Komunikasi Nonverbal Menurut Agus M. Hardjana

Pengertian komounikasi nonverbal menurut Drs. Agus M. Hardjana, M.Sc., Ed., adalah sebuah komunikasi yang pesannya dikemas dalam bentuk non verbal, yaitu tanpa kata-kata. Pengertian ini identik dengan pengertian yang dijelaskan oleh Adityawarman di atas. Keduanya sama-sama menekankan bahwa komunikasi nonverbal menggunakan pesan yang bukan dalam bentuk kata-kata, walaupun tidak dijelaskan lebih lanjut apa saja kategori yang dapat dianggap sebagai “nonverbal” itu sendiri.

5. Komunikasi Nonverbal Menurut Mark L. Knapp

Komunikasi nonverbal dalam pandangan Mark L Knapp adalah semua peristiwa komunikasi di luar kata-kata terucap dan tertulis. Dengan kata lain, komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menggunakan pesan di luar kata-kata baik dari ucapan ataupun tulisan. Pengertian ini, seperti yang sudah kamu duga, agaknya sama dengan pengertian yang telah kita bahas di atas yaitu dari Adityawarman dan juga Agus Hardjana. Dengan demikian dapat diartikan bahwa secara umum elemen ketiadaan pesan teks baik terucap ataupun tertulis adalah salah satu ciri komunikasi nonverbal.

Baca juga:

6. Komunikasi Nonverbal Menurut Hudjana

Salah satu ilmuwan komunikasi Indonesia, Hudjana, mendefinisikan komunikasi nonverbal sebagai suatu proses penciptaan dan pertukaran pesan yang tidak menggunakan kata-kata, seperti komunikasi yang menggunakan gerakan tubuh, sikap, kontak mata, ekspresi muka, kedekatan jarak, dan juga sentuhan. Pengertian ini nampaknya menambahi wawasan kita tentang ruang lingkup dari “nonverbal” yang dijelaskan oleh Hudjana melingkupi gerakan tubuh, sikap, kontak mata, ekspresi muka, kedekatan jarak serta sentuhan.

Sponsors Link

7. Komunikasi Nonverbal Menurut Sasa Djuarsa Sendjaja

Sementara itu menurut Sasa Djuarsa Sendjaja, komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menggunakan pesan-pesan yang diekspresikan dengan sengaja atau tidak sengaja melalui gerakan, tindakan, perilaku atau suara-suara atau vokal yang berbeda dari penggunaan kata-kata dalam bahasa. Agaknya pengertian ini kembali mempertegas bahwa komunikasi nonverbal jelas tidak melibatkan pesan dalam bentuk ucapan ataupun tulisan.

8. Komunikasi Nonverbal Menurut Judee K. Burgon & Thomas J. Saine

Dalam pandangan Judee dan Thomas, komunikasi nonverbal merupakan tindakan-tindakan manusia yang secara sengaja dikirimkan dan diintepretasikan seperti tujuannya dan memiliki potensi akan adanya umpan balik dari si penerima pesan tersebut. Dari pengertian ini terdapat syarat kesengajaan dalam suatu proses komunikasi nonverbal. Artinya, suatu proses pertukaran informasi yang tidak disengaja meskipun dilakukan dengan simbol-simbol nonverbal, dalam pengertian ini tidak dapati dihitung sebagai suatu komunikasi nonverbal.

Baca juga:

Itulah beberapa definisi komunikasi nonverbal menurut para ahli. Semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah wawasanmu tentang komunikasi nonverbal ya. Pada prinsipnya komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang pesannya berbentuk nonverbal, seperti mimik wajah, intonasi, dan lain sebagainya. Apabila kamu ingin mendalaminya lebih lanjut, jangan lupa baca artikel-artikel lainnya yang ada di blog ini ya. Selamat belajar komunikasi!

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Oleh :