Sponsors Link

15 Tujuan Komunikasi Dalam Jaringan

Sponsors Link

Sebagai anggota masyarakat, kita perlu melakukan interaksi dengan sesama, agar dapat menjalin hubungan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Berkomunikasi merupakan salah satu jenis interaksi penting yang selalu dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya tersebut  (baca juga: jenis-jenis interaksi sosial). Ada beragam cara berkomunikasi, baik secara verbal maupun non verbal (baca: model-model komunikasi). Serta  dengan menggunakan bermacam media, baik langsung maupun tidak langsung. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, komunikasi juga  mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satunya dengan munculnya istilah komunikasi dalam jaringan sebagai respon dari perkembangan internet.

ads

Komunikasi dalam jaringan atau singkatnya disebut komunikasi daring, merupakan sebuah cara dalam berkomunikasi.  Dalam komunikasi daring proses komunikasi, baik penyampaian serta penerimaan pesan dilakukan dengan memanfaatkan atau melalui jaringan internet. Contoh komunikasi daring misalnya komunikasi menggunakan aplikasi Skype, Facebook, Line, Twitter, Whatsapp, Instagram, dkk. Melalui aplikasi tersebut, kita dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui jaringan (baca juga: etika komunikasi di internet). Untuk dapat melakukan komunikasi daring, kita memerlukan perangkat komputer, smartphone, atau semacamnya dan koneksi internet.

Komunikasi daring sering juga disebut komunikasi dunia maya atau cyberspace. Sebab dalam komunikasi daring kita tidak bertemu muka secara nyata (fisik), hanya bertemu dalam jaringan. Melalui komunikasi daring, kita dapat melakukan komunikasi dua arah dengan melakukan video call, panggilan suara ataupun chatiing dengan orang yang dimaksud; atau melakukan komunikasi dengan publik, misalnya dengan memposting pesan dalam forum, wall facebook, ataupun twitter dan semacamnya.  Melalui komunikasi daring, kita dapat mengirimkan dan menerima berbagai macam pesan, baik itu berupa video, audiom gambar, foto, dokumen, dan sebagainya.

Penggunaan komunikasi daring memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Namun komunikasi daring sendiri memiliki berbagai tujuan dalam penggunaannya. Berikut akan Pakar Komunikasi paparkan beberapa tujuan dalam komunikasi dalam jaringan atau komunikasi daring.

1. Berbagi Sumber Daya (Resources)

Melalui komunikasi dalam jaringan, kita dapat berbagi – semua sumber daya yang ada dalam jaringan dapat digunakan secara bersama-bersama oleh anggota jaringan.  Sumber daya yang dapat dimanfaatkan bersama tersebut mencakup program, peralatan, ataupun peripheral lainnya. Contohnya CPU, printer, scannner, hardisk, dkk.  Setiap sumber daya dapat digunakan tanpa terpengaruh lokasi ataupun pemakainya, selama masih terhubung dalam jaringan tersebut.

2. Media komunikasi

Komunikasi dalam jaringan juga memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna jaringan, bukan hanya komunikasi perangkat. Seperti yang telah di jelaskan diatas, komunikasi daring memungkinkan terjadinya pertukaran informasi antar sesama pengguna jaringan, dengan tidak terpengaruh jarak ataupun waktu (baca: internet sebagai media komunikasi). Komunikasi antar pengguna ini bisa dalam bentuk teleconference, video call, pengiriman email, pesan singkat, ataupun lainnya. Pengguna juga bisa saling berbagi informasi penting dengan mengirimkan berbagai dokumen, foto, audio maupun video.

3. Integrasi data

Dalam jaringan, proses data tidak harus dilakukan pada satu perangkat komputer saja, namun didistribusikan ke perangkat lainnya yang terhubung dalam jaringan. Dengan demikian  dapat dilakukan pencegahan terciptanya ketergantungan kepada komputer pusat. Dengan adanya integrasi data ini, pengguna akan dapat lebih mudah mengakses dan mengolah informasi setiap kali mereka memerlukannya, tanpa perlu menunggu ijin akses ke komputer pusat.

4. Keamanan data

Meskipun data didistribusikan pada perangkat lain yang tehubung dengan jaringan, namun keamanan data tetap terjamin. Hak akses pengguna yang terhubung pada jaringan diatur oleh sistem jaringan dengan penggunaan password serta tehnik kemananan lainnya. Dengan begitu data dalam jaringan terlindungi dari ancaman pihak yang tidak diinginkan. Selain itu ketika terjadi kerusakan pada komputer yang kita gunakan, kita masih tetap dapat mengakses kembali data yang kita upload ke dalam jaringan melalui perangkat lain dalam jaringan tersebut.

Sponsors Link

5. Efisiensi Tenaga

Seperti telah kita ketahui, penggunaan jaringan khususnya jaringan internet memupus jarak dan juga waktu. Dengan penggunaan komunikasi dalam jaringan, kita dapat menghemat tenaga sebab tidak perlu melakukan mobilitas fisik. Misalkan untuk melakukan rapat terbatas dengan partner bisnis yang berada di luar negri. Kita tidak perlu datang ke luar negri untuk bertemu dengan partner tersebut. Kita bisa melakukan rapat secara online, melalui teleconference (baca juga: etika komunikasi bisnis). Kita juga  tidak perlu mencetak dokumen pendukung dan mengirimkannya berkas fisiknya, cukup mengirimkan file digital berkas tersebut dan mengirimkannya melalui email atau aplikasi pengiriman dokumen lainnya.

6. Efisiensi Waktu

Jika tidak ada masalah dalam jaringan, penggunaan komunikasi dalam jaringan akam menghemat waktu kita. Misalnya dalam pengiriman sebuah dokumen bisnis. Dengan melakukan pengiriman melalui jaringan, makan dokumen yang kita kirim tersebut akan langsung sampai kepada penerimanya saat itu juga. Sangat cepat, hanya dalam hitungan detik saja.

Dengan komunikasi dalam jaringan kita juga bisa memanfaatkan aplikasi teleconference, sehingga menghemat waktu perjalanan. Bahkan jiga fasilitas memadai, komunikasi bisa dilakukan secara real time.

7. Efisiensi Biaya

Dengan adanya efisiensi waktu dan tenaga, maka biaya yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dalam jaringan pun menjadi lebih murah. Seperti contoh sebelumnya, kita bisa menghemat biaya transportasi serta akomodasi yang diperlukan jika kita menghadiri rapat di luar negri, alih-alih melakukan teleconference internasional (baca juga: komunikasi internasional). Biaya kertas, pencetakan, serta pengiriman dokumen fisik pun bisa dipangkas dengan cara melakukan pengiriman dokumen digital melalui jaringan. Melalui komunikasi dalam jaringan, juga dimungkinkan pengiriman dokumen dalam jumlah besar.. Selain lebih ekonomis, pengiriman melalui jaringan juga akan menimalisir terjadinya kesalahan.

ads

8. Pengembangan dan Pemeliharaan

Dengan adanya kemampuan berbagi sumber daya (sharing resources), pengembangan jaringan dapat dilakukan dengan mudah. Hanya dengan menambah satu printer misalnya, maka seluruh pengguna jaringan bisa menggunakan printer tersebut. Hal tersebut juga berlaku sama untuk perangkat atau peripheral lain.

Dalam hal pemeliharaan, juga akan lebih mudah dilakukan, karena peripheral  yang digunakan (misalnya printer) menjadi lebih sedikit. Selain itu dalam pemberian keamanan terhadap virus misalnya, pengguna cukup memusatkan perhatian pada hardisk pada komputer pusat.

9. Sebagai Kontrol

Penggunaan komunikasi dalam jaringan, mendukung adanya manajemen kontrol (baca juga: manajemen komunikasi); baik secara terpusat/setralisasi) maupun tersebar (desentralisasi). Dengan begiti atasan dapat memiliki kendali terhadap bahawannya terkait penggunaan komunikasi dalam jaringan (baca juga: saluran komunikasi dalam organisasi).

10. Memudahkan Pengelolaan

Dengan adanya kontrol secara terpusat, maka pengelolaan dan pengaturan data antara dua perangkat atau lebih yang terhubung dalam jaringan (baca juga: komunikasi massa).

11. Pengendalian jarak jauh

Sistem jaringan memungkinkan dilakukannya pengendalian jarak jauh. Dengan begitu, pengguna tetap dapat mengendalikan komputer maupun perangkat lain yang terhubung dalam jaringan dari jarak jauh (baca juga:  prinsip-prinsip komunikasi).

12. Meningkatkan Intersitas Komunikasi

Komunikasi yang dilakukan melalui jaringan (online) seringkali membuat orang yang biasanya tidak banyak bicara ketika di di dunia nyata, menjadi lebih komunikatif dan intes dalam mengungkapkan pendapatnya ketika berbicara dalam dunia maya (baca juga: psikologi komunikasi).

13. Meningkatkan Partisipasi Komunikasi

Selain meningkatkan intensitas komunikasi, jumlah partisipan juga akan bertambah dengan melakukan komunikasi dalam jaringan. Komunikasi daring akan membuka jalur komunikasi, sehingga lebih banyak orang yang dapat bergabung dalam suatu forum kelompok diskusi yang dibuat (baca juga: teori komunikasi kelompok).

14. Memberikan Informasi

Salah satu tujuan umama dilakukannya komunikasi adalah untuk dapat saling bertukar informasi. Dengan menggunakan komunikasi dalam jaringan (komunikasi daring), maka kita dapat memberikan informasi yang kita miliki kepada publik ataupun pengguna tertentu dalam jaringan. Misalnya memberikan informasi mengenai usaha yang kita miliki beserta lokas idan produk yang dibuatnya dengan membuat website profile perusahaan (baca juga: Jurnalistik Online).

15. Web Browsing

Selain memberikan informasi, kita juga dapat mencari berbagai informasi yang kita butuhkan dengan melakukan web browsing.  Web browsing merupakan kegiatan pencarian mengggunakan web browser. Sedangkan web browser merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan kita untuk dapat mencari dan melihat berbagai informasi yang tersimpan dalam web server disuatu tempat dalam jaringan internet. Contoh web browser misalnya:  Internet explorer, Google Chrome, Mozila Firefox, Netscape, Opera, dan lain sebagainya.

Demikian artikel mengenai tujuan komunikasi dalam jaringan atau komunikasi daring ini. Terdapat 15 tujuan komunikasi daring yaitu berbagi sumber daya (resources), media komunikasi, integrasi data, keamanan data, efisiensi  tenaga, efisiensi waktu, efisiensi biaya, pengembangan dan pemeliharaan, sebagai kontrol, memudahkan pengelolaan, pengendalian jarak jauh, meningkatkan intersitas komunikasi, meningkatkan partisipasi komunikasi, memberikan informasi, dan web browsing.

Anda juga bisa membaca artikel mengenai komunikasi lainnya seperti  etika komunikasi, etika komunikasi di internet, komunikasi yang efektif, hambatan-hambatan komunikasi, karakteristik media massa, teori efek media massa atau sistem komunikasi indonesia sebagai tambahan referensi. Akhir kata, semoga artikel ini bisa memberikan informasi yang anda butuhkan. Jika ada pertanyaan, penambahan, atau komentar yang membangun, silahkan tinggalkan pesan. Jangan lupa berbagi ya jika anda merasa artikel ini berguna. Semoga bermanfaat! ^^

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Oleh :
Kategori : Komunikasi digital