Teori SWOT dalam Periklanan – Pengertian – Penerapan

Sebagai organisasi usaha yang memiliki keahlian dan memberi layanan di bidang periklanan, perusahaan periklanan atau agen periklanan dituntut untuk selalu dapat beradaptasi dengan lingkungan yang berubah dengan sangat cepat.

Beberapa teknik yang berbeda dapat dilakukan oleh perusahaan periklanan atau agen periklanan untuk menentukan dimana penyesuaian perlu dilakukan.

Salah satu teknik yang dapat digunakan oleh perusahaan periklanan atau agen periklanan adalah analisis SWOT yang melibatkan diskusi tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mungkin dihadapi oleh perusahaan periklanan atau agen periklanan.

Baca juga :

Pengertian

SWOT adalah akronim dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats.  Menurut Harisson (2010), yang dimaksud dengan analisis SWOT adalah penyelidikan terhadap kekuatan dan kelemahan organisasi, peluang pertumbuhan dan perbaikan organisasi, dan ancaman lingkungan eksternal yang ada agar organisasi dapat bertahan.

Teori atau analisis SWOT merupakan alat yang digunakan oleh suatu organisasi untuk melakukan perencanaan dan manajemen strategis. Ketika menggunakan analisis SWOT, organisasi harus dapat melihat kekuatan dan kelemahan organisasi dengan realistis.

Karena hal ini dapat membantu perbaikan atau penyesuaian hal-hal yang dipandang tidak baik. Analisis juga dapat membantu pemahaman yang lebih baik tentang bisnis, membantu perencanaan, dan membuat tujuan menjadi semakin solid karena hasil analisis menunjukkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi.

Baca juga :

Komponen

Dalam analisis SWOT terdapat empat komponen utama, yaitu strengths, weaknesses, opportunities, dan threats.

  • Strengths atau kekuatan mengacu pada berbagai faktor internal yang mendukung organisasi mencapai tujuannya.
  • Weaknesses atau kelemahan mengacu pada berbagai faktor internal yang dapat menjadi hambatan bagi organisasi mencapai tujuannya.
  • Opportunities atau peluang mengacu pada berbagai faktor eksternal yang memberikan keuntungan bagi organisasi.
  • Threats atau ancaman mengacu pada berbagai faktor eksternal yang dapat menyebabkan masalah bagi organisasi.

Baca juga :

Penerapan dalam Periklanan

Analisis SWOT dapat diterapkan dalam periklanan, khususnya perusahaan periklanan atau agen periklanan. Dalam periklanan, analisis SWOT sangat penting tidak hanya bagi perencanaan bisnis namun juga terkait dengan presentasi perusahaan periklanan atau agen periklanan di hadapan penyewa.

Para penyewa tentu ingin melihat atau mengetahui sisi positif maupun sisi negatif dari perusahaan atau agen periklanan. Analisis SWOT dapat membantu perusahaan atau agen periklanan untuk berkompetisi dengan perusahaan atau agen periklanan lain dengan menekankan pada aspek positif dan menetralisisr aspek negatif dari perusahaan atau agen periklanan yang bersangkutan.

Adapun contoh penerapan analisis SWOT dalam periklanan adalah sebagai berikut :

  • Strengths atau kekuatan

Ketika perusahaan atau agen periklanan melakukan analisis SWOT, ada baiknya perusahaan atau agen periklanan membuat daftar berbagai faktor yang menjadi kekuatan bagi perusahaan atau agen periklanan seperti keahlian, pengalaman, rekam jejak yang baik dalam industri periklanan, serta banyaknya klien yang pernah atau sedang menggunakan jasa perusahaan atau agen periklanan.

Selain itu, faktor lain yang juga dapat menjadi kekuatan bagi perusahaan atau agen periklanan adalah memiliki siklus keuangan yang sehat.

  • Weaknesses atau kelemahan

Selain menyusun berbagai faktor yang menjadi kekuatan,  perusahaan atau agen periklanan juga menyusun berbagai faktor yang menjadi kelemahan bagi perusahaan atau agen periklanan yang bersangkutan.

Kelemahan yang dimaksud misalnya adalah kurangnya klien yang menggunakan jasa perusahaan atau agen periklanan, kurangnya mitra yang bekerja sama dengan perusahaan atau agen periklanan, kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh sumber daya manusia yang dimiliki, siklus keuangan yang kurang sehat, atau kurangnya staf penjualan dalam melakukan promosi perusahaan atau agen periklanan yang bersangkutan.

  • Opportunities atau peluang

Melalui analisis SWOT, perusahaan atau agen periklanan dapat mencari dan menentukan berbagai peluang yang mungkin.

Misalnya, kehadiran internet sebagai media komunikasi memberikan banyak ruang bagi perusahaan atau agen periklanan untuk mempromosikan diri atau memberikan tawaran jenis periklanan lain kepada klien guna menjangkau pasar yang lebih luas.

Selain itu, membuka ruang bagi mitra lain agar bersedia bekerja sama dengan perusahaan atau agen periklanan yang bersangkutan dan memperoleh sumber daya manusia yang lebih kompeten yang dapat membantu menciptakan iklan yang lebih baik.

  • Threats atau ancaman

Melalui analisis SWOT, perusahaan atau agen periklanan juga dapat mempertimbangkan berbagai ancaman yang mungkin datang dari kompetitor.

Dalam artian, seseorang yang melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh pengiklan dalam segmen pasar yang sama. Selain itu, hal lain yang dapat menjadi ancaman bagi perusahaan atau agen periklanan adalah iklim bisnis yang tidak baik yang mengakibatkan siklus keuangan yang tidak sehat.

Baca juga:

Kritik

Teori atau analisis SWOT adalah salah satu teknik yang paling banyak digunakan dalam proses manajemen strategis dan pemasaran karena dipandang memiliki sudut pandang dan menyajikan solusi yang sifatnya umum.

Meskipun begitu, analisis SWOT juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah analisis SWOT dipandang tidak cukup efektif sebagai bagian dari strategi organisasi.

Selain itu, analisis SWOT bukan merupakan teknik yang valid untuk diterapkan di masa sekarang mengingat cepatnya perubahan dan semakin ketatnya kompetisi.

Demikianlah ulasan singkat tentang teori SWOT dalam periklanan. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang pengertian dan komponen dalam teori SWOT serta penerapannya dalam periklanan.