Sponsors Link

13 Cara Mengatasi Kekosongan Dalam Komunikasi

Sponsors Link

Kekosongan dalam komunikasindapat terjadi setiap waktu baik dalam komunikasi antar pribadi atau juga kelompok. Jika tidak ditanggulangi dengan baik maka bukan tidak mungkin hal tetsebit akan menyebabkan kekacauan dalam komunikasi. Dampak lain yang paling sederhana adalah komunikasi tidak akan dapat berjalan dengan efektif. Sehingga pastinya hal tersebut akan dapat berimbas pada kelangsungan komunikasi sebagimana cara komunikasi multidisiplin dalam keperaeatan .

ads

Tentunya dampak dampak diatas sangat tidak diharapkan terjadi. Sehingga kondisi kondisi yang bisa menyebabkan terjadinya kekosongam dalam komjnikasi hatus diminimalisir dengan baik. Maka tentunya ada beberapa hal yang sebenarnya secara efektif dapat dilakukam untuk mencegah agar hal tersebut tidak terjadi sebagimana dalam komunikasi dua arah . Sebagaimana dalam 13 cara  mengatasi kekosongan dalam komunikasi antar pribadi berikut ini.

  1. Meminimalisir Gangguan

Komunikasi harus berupaya dapat membuat komunikan lebih mudah memusatkan perhatian pada pesan yang disampaikan. Komunikator yang menyampaikan pesan secara lisan (oral) akan lebih efektif bila lokasi atau tempat berkomunikasi dalam situasi yang nyaman dan tenang, tempat duduk yang teratur, rapi, ruangan yang sejuk, dan lain-lain sehingga penyampaian pesan dapat berlangsung tanpa gangguan yang berarti.

2. Memberi Umpan Balik

Cara dan waktu penyampaian dalam komunikasi harus direncanakan dengan baik, agar menghasilkan umpan balik dari komunikan sesuai harapan. Agar umpan balik dapat berlangsung dengan cepat, maka komunikator dapat memilih media apa yang akan digunakan. Umpan balik sendiri merupakan hasil akhir yang menjadi tujuan dalam komunikasi sehingga tentunya dengan adanya umpan balik maka dipastikam komunikasi tidak akan mengalami kekosongan sebagaimana yang dikhawatirkan akan terjadi sebagaimana cara menyelesaikan konflik dalam sosiologi komunikasi .

Sponsors Link

3. Mengkonsepkan Maksud dan Tujuan serta Isi Pesan

Tentukanlah maksud dan tujuan komunikasi, serta komunikan yang akan dituju. Pelajari apa yang dikehendaki oleh komunikan, gunakan bahasa yang jelas, sederhana, mudah dipahami dan tidak bertele-tele, jelaskan inti permasalahan yang penting, tekankan dan telaah ulang inti-inti yang penting. Sebab jika maksud, tujuan dan isi pesan tidak dapat ditangkap dengan jelas oleh lawan bicara maka tentu hal ini akan menyebabkan terjadinya kekosongan dalam komunikasi sebagai cara berkomunikasi yang baik sebagimana efek psikologi dalam komunikasi massa  .

4. Memperjelas Isi Pesan

Untuk mengatasi kekosongan yang dapat terjadi sewaktu waktu dalam komunikasi maka cara yang paling tepat adalah dengan memperjelas isi pesan. Sebab semakin jelas isi pesan tentu saja akan semakin mudah untuk kemudin dapat mengefektifkan komunikasi. Selain itu salah satu penyebab terjadinya kekosongan komunikasi adalah dapay disebabkan karena isi pesan yang disampaikam komunikn tidak jelas, sehingga lawan bicara akan mengalami kesulitan seperti dalam penyebab keberhasilan dalam komunikasi .

5. Menggunakan Bahasa yang Mudah Dimengerti

Bahasa merupakan hal yang paling utama dan harus wajib ada dalam komunikasi. Sebab bahasa merupakan alat komunikasi yang paling mudah dan serinh digunakan. Tentu saja untuk mengatasi kekosongan dalam komunikasi dapat dilakukan dengan pemakaian bahasa yang mudah dimengerti oleh orang lain. Sebab ketidaktahuan akan bahasa yang digunakan akan dapat menyebabkan komunikasi mengalami kekosongan , sehingga pasa akhirnya komunikasi akan tidak berjalan dengan efektif.

6. Bantuan Penggunaan Media

Media merupakan alat yanh bisa digunakan untuk mempermudah komunikasi dan juga membiat komunikasi lebih efektif. Dengan demikian maka komunikasi yang efektif tidak akan menciptakan kekosongan dalam komunikasi. Oleh sebab itu, maka gunakan media komunikasi yang tepat dan sesuai sehingga nantinya komunikasi akan betlangsung dengan baik. Hal ini juga akan mengurangi resiko yang dapat menyebabkan komunikasi mengalami kekosongan, sebagimana yang banyak terjadi akibat penggunaan media yang tidak tepat.

7. Suara yang Lantang

Dalam komunikasi volume suara yang lantang juga akan dapat menjadikan tidak terjadinya kekosongan dalam komunikasi. Sebab dengan suara yang lantang maka tentu lawan bicara akan bisa mendengar dengan lebih jelas. Sehingga tentunya pesan atau informasi  yang ingin di sampaikan dan dikemukakan dalam komunikasi dapat diterima dengan baik. Selain itu, suara yang lantang juga akan membuat komunikasi berlangsung dengan lebih mudah, efektif dan efisien.

8. Bersikap Pro Aktif

Sikap komunikan akan dapat menentukan bagaimana komunikasi dapat berlangsung, sebab tentunya sikap inilah yang kemudian akan menjadikan komunikasi dapat berlangsung dengan kondusif. Tentunya keaktifan baik dari komunikan sendiri dan lawan bicara menjadi faktor penentu utama. Semakin aktif maka tentu kedua belah pihak akan dapat berkomunikasi dengan baik dan akan dapat menjadikan kimunikais berlangsunh dengan efektif dalam pengaruh komunikasi dalam budaya . Sebaiknya sikap yang kurang aktif akan menyebabkan komunikasi mengalami kekosongan sehingga nantinya akn membuat komunikasi mandek.

[Adsense-C]

9. Intonasi Jelas

Intonasi merupakan hal yang sama pentingnya dengan keurgensiaan media dan bahasa dalam komunikasi. Sebab, saat komunikasi berlangsung intonasi akan dapat memperjelas isi pesan yang dismpaikan sehingga resiko terjadinya kekosongan dalam komunikasi akan dapat diminimalisir. Terlebih lagi, intonasi yang jelas akan dapat membuat lawan bicara mamou memahami dang menangkap isi pesan. Sebaliknya jika intonasi yang digunakan tidak sesuai dengan apa yang pada umumnya dilakukan dalam komunikasi maka tentu hal ini akan dapat menjadikan komunikasi menjadi tidak efektif.

10. Menggunakan Bahasa Nonverbal 

Bahasa nonverbal kerap dipakai sebagai fungsinya untuk memperjelas dan membantu komunikasi berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Itulah mengapa bahasa nonverbal juga merupakan salah satu elemen paling peting dalam komunikasi terutama bagi mereka yang biasa mengunakan bahasa ini dalam komunikasi kesehariannya. Bahasa nonverbal juha merupakan bahasa yang digunakan untuk dapat mengatasi terjadinya kekosongan dalam komunikasi yanh beelangsung sebagaimana bahasa sebagai alat komunikasi .

11. Mendengarkan dengan Baik

Jangan lupa juga bahwa dalam swbuah komunikasi menjadi pendengar yang baik adalah meripakan hal yang mutlak dan harus dilakukam sebagai upaya agar komunikasi berjalan dengan baik. Dengan mendengarkan secara baik maka kita akan dapat dengan mudah menyerap pesan dan informasi dalam komunikasi sebagimana karakteristik komunikasi teraupetik . Sehingga dengan hal ini maka kita tidak akan mengalami terjadinya kekosongan dalam komunikasi. Tentunya hal inj akan dapat bernilai sangat baik dalam sebuah komunikasi yang sedang berlangsung.

12. Fokus

Fokus juga tak dapat diabaikan sebab, dengan fokus kita akan dapat dengan musah menyerap dan juga menyampaikan informasi yang hendak disampaikan. Apalagi, dalam sebuah komunikasi akan sangat berbahaya jika sampai kita kehilanhan fokus. Hal ini akan dapat menyebabkan informasi yang akan diserap tidak dapat diterima dengan baik. Sehingga akhirnya dapat menyebabkan terjadinya kekosongan dalam komunikasi.

Nah, 12 cara mengatasi kekosongan dalam komunikasi antar pribadi tentu dapat menjadi referensi dan sumber pengetahuan bagi anda. Serta semoga artikel ini dapat betmanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Dasar Komunikasi