Sponsors Link

6 Peranan Komunikasi dalam Hubungan Kekeluargaan

Sponsors Link

Keluarga merupakan segalanya bagi manusia. Keluarga merupakan tempat ternyaman untuk berkeluh kesah tentang perjalanan hidup setiap manusia. Semua orang mendambakan keluarga yang bahagia. Setiap orang membutuhkan keluarga untuk berlindung. Jika dingatkan kembali arti dari keluarga itu sendiri.

ads

Keluarga merupakan kelompok sosial pertama dalam kehidupan manusia dimana ia belajar dan menyatakan diri sebagai manusia sosial, dalam interaksi dengan kelompoknya (Kurniadi, 2001). (Baca juga: Komunikasi Sosial)

Manusia terlahir sebagai makhluk sosial. Manusia yang baru lahir membutuhkan bantuan orang lain untuk mengurus dirinya baik dari sisi sandang, pangan, dan papan.

Oleh karena itu, manusia terlahir ke dunia setelah memiliki keluarga. Keluarga disebut juga kelompok interaksi sosial yang primer karena keluarga inilah yang pertama kali dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Kebahagiaan keluarga tentu didasari dengan adanya karakter individu yang baik. (Baca juga: Fungsi Komunikasi Sosial)

Salah satu faktor yang mempengaruhi kebahagiaan dalam suatu keluarga adalah komunikasi. Komunikasi memiliki peran yang penting dalam kehidupan masyarakat.

Komunikasi yang efektif memberikan dampak yang baik pula terhadap kehidupan suatu keluarga. Peran orangtua dalam suatu keluarga sangat penting untuk pertumbuhan seorang anak. Ibu merupakan seorang yang membantu anaknya dalam segala hal. (Baca juga: Fungsi Komunikasi Sosial Menurut Ahli)

Ada istilah yang mengatakan bahwa ibu merupakan madrasah pertama untuk anaknya. Seorang ibu mampu memberikan berbagai ilmu yang bermanfaat untuk anaknya juga mengajarkan anaknya menjadi anak yang baik. Komunikasi sangat membantu seorang ibu untuk berkomunikasi dengan anaknya.

Selain itu, komunikasi juga dibutuhkan untuk menjalin keharmonisan rumah tangga. Keharmonisan rumah tangga akan mudah tercipta karena komunikasi dapat menjadi solusi dari permasalahan yang ada di dunia. (Baca juga: Manfaat Komunikasi dalam Keluarga)

Adapun peranan komunikasi dalam hubungan kekeluargaan adalah sebagai berikut:

  1. Menumbuhkan kejujuran

Komuniikasi yang efektif dalam suatu keluarga dapat berperan penting dalam menumbuhkan kejujuran antara anggota keluarga yang satu dengan anggota keluarga lainnya. Peranan komunikasi yang ada dalam sistem kekeluargaan ini menjadi media untuk menyalurkan perasaan yang dimiliki oleh anggota keluarganya.

Komunikasi yang intim dapat menuntun keluarga menjadi bersikap lebih terbuka. Keterbukaan antara keluarga ini dapat menciptakan keluarga yang harmonis. Artinya, keluarga akan saling menghormati dan menghargai atas kejujuran anggota keluarganya. (Baca juga: Contoh Penerapan Komunikasi dalam Lingkungan Keluarga)

  1. Pengawasan keluarga

Peranan komunikasi dalam hubungan kekeluargaan ini adalah pengawasan atau kontrol keluarga. Pengawasan ini dapat dilakukan karena adanya komunikasi yang terjalin antar anggota keluarga.

Setiap keluarga memiliki peraturan masing-masing yang tujuannya untuk memberikan pengawasan pada anggota keluarganya. Peranan komunikasi sebagai pengawasan keluarga ini tidak hanya dilakukan untuk seorang anak tapi orangtua juga membutuhkan pengawasan tersebut.

Misalnya komunikasi antar anak dan orangtua. Orangtua memberikan arahan kepada anaknya mengenai perihal yang baik-baik dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh sang anak. Hal ini membantu anak untu tidak melanggar arahan yang telah diberikan oleh kedua orangtuanya. (Baca juga: Contoh Komunikasi Antar Budaya dalam Keluarga)


  1. Solusi permasalahan

Hubungan keluarga rentan terhadap permasalahan dalam komunikasi. Keluarga terdiri dari orangtua dan beberapa anak. Setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, peranan komunikasi dalam hubungan keluarga menjadi penting sebagai solusi permasalahan dalam keluarga. Suatu keluarga ada yang mengalami permasalahan seperti permasalahan antara pasangan suami dan istri, orangtua dan anak, bahkan antara sanak saudara dan keluarga kita sendiri.

Permasalahan muncul karena adanya berbagai perbedaan yang tidak dapat diterima oleh masing-masing individu. Permasalahan juga dapat terjadi karena hambatan komunikasi atau komunikasi yang tidak efektif. Peranan komunikasi sebagai solusi permasalahan ini tentu didasarkan pada keterbukaan antara anggota keluarga. Dengan demikian komunikasi sebagai solusi menjadi lebih efektif. (Baca juga: Makna Komunikasi dalam Interaksi Sosial)

  1. Mencegah konflik

Komunikasi tidak harus didasarkan pada sebuah konflik atau permasalahan saja terutama dalam kehidupan keluarga. Istilah mencegah lebih baik dari pada mengobati ini lebih tepatnya.

Komunikasi yang baik akan memberikan solusi kepada anggota keluarga yang sedang ditimpa masalah, tetapi komunikasi juga berperan penting dalam suatu keluarga untuk mencegah konflik.

Konflik dalam keluarga sering terjadi karena faktor internal (dalam keluarga sendiri) atau faktor eksternal (di luar keluarga). Komunikasi yang baik merupakan komunikasi yang juga dilengkapi oleh sikap individu yang baik. (Baca juga: Proses Interaksi Sosial)

  1. Pembentukan sikap

Keluarga menjadi tempat ternyaman untuk seorang anak. Anak membutuhkan tuntunan orangtua dalam pertumbuhannya. Peranan komunikasi dalam hal ini sebagai pembentuk sikap seorang anak dalam keluarga. Jika orangtua dapat mencontohkan anaknya dengan komunikasi dan sikap yang baik maka anak akan mengikuti orangtuanya menjadi anak yang baik. (Baca juga: Makna Penting Komunikasi dalam Interaksi Sosial)

  1. Motivasi

Seorang anak membutuhkan motivasi dari orangtuanya. Peranan komunikasi dalam hubungan keluarga adalah sebagai motivasi bagi anggota keluarganya.

Pertumbuhan anak yang beranjak remaja tentu memiliki tingkat ego yang lebih tinggi. Oleh karena itu, remaja akan lebih banyak mengalami berbagai konflik. Peran orangtua saat berkomunikasi dengan anak adalah memberikan motivasi yang berhubungan dengan hal-hal positif. (Baca juga: Komunikasi Sosial Menurut Ahli)

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Interaksi Sosial