Sponsors Link

10 Penerapan Analisis Transaksional Dalam Komunikasi konseling

Sponsors Link

Kegiatan konseling sebagai suatu layanan profesional dan ilmiah, dalam pelaksanaannya, dilandasi oleh teori-teori yang erat kaitannya dengan proses terapi. Sampai saat ini sudah banyak teori terapi yang telah berkembang yang kemudian menjadi landasan kerja dalam pelaksanaan layanan konseling. Salah satu teori tersebut ialah teori analisis transaksional, terkenal dengan nama transactional analysis (TA), yang dikembangkan oleh Eric Berne. Teori inilah yang akan menjadi pokok kajian dalam makalah ini sebagaimana tujuan media dalam komunikasi massa .

ads

Teori analisis transaksional sebagai bagian dari salah satu landasan kegiatan praktik konseling. Tentunya menguasai pengetahuan dan keterampilan menerapkan teori analisis transaksional tersebut dalam situasi konseling yang sesuai dengan prinsip-prinsip dasar teori ini. Tujuan dari analisis transaksional adalah otonomi, yang didefinisikan sebagai kesadaran, spontanitas, dan kapasitas untuk keintiman sebagaimana macam-macam komunikasi kelompok . Dalam mencapai otonomi orang mempunyai kapasitas untuk membuat keputusan baru (redecide), sehingga memberdayakan diri mereka sendiri dan mengubah arah hidup mereka.

Analisis transaksional awalnya dikembangkan oleh almarhum Eric Berne (1961), yang dilatih sebagai psikoanalis Freud dan psikiater. Analisis Transaksional berevolusi dari Berne ketidakpuasan dengan lambatnya psikoanalisis dalam menyembuhkan orang-orang dari masalah mereka. Analisi transaksional memiliki urgensi yang penting dalam komunikasi konseling yang akan membantu para konselor sebagaimana media komunikasi modern . 10 Penerapan Analisis Transaksional Dalam Komunikasi konseling akan menjadi bukti betapa pentingnya TA dalam ilmu konseling.

1. Pengambilan Keputusan 

Analisis transaksional dalam komunikasi konseling dapat diterapkan dalam pengambilan keputusan. Sejatinya mengambil keputusan bukanlah hal yang sederhana dan mudah terutama bagi seseorang. Terlebih lagi mengenai keputusan yang sifatnya penting dan berpengaruh langsung dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ada beberapa orang yang cenderung sangat sulit dalam mengambil keputusan, tentu saja hal ini akan dapat menganggu terutama bagi karir mereka.

Pengambilan keputusan yang tepat akan bisa berdampak baik dan positif bagi kehidupan baik dimasa kini ataupun di masa yang akan datang. Terlebih lagi bagi mereka yang berprofesi sebagai kepala pimpinan atau pemimpin terutama dalam komunikasi kepemimpinan  tentunya kecakapan dalam mengambil keputusan menjadi nilai tambah. Tentu saja hal ini, tidak bisa di lakukan secara instan, sebab kapasitas dan kredibilitas seseorang dalam mengambil keputisan terbaik harus melalui proses dan pengalaman. Oleh sebab itu, analisis transaksional dinilai penting dalam komunikasi konseling sebagai penarapannya dalam pengambilan keputusan individu.

Sponsors Link

2. Pendidikan Terhadap Anak

Analisis transaksional juga dapat digunakan dalam penerapannya terhadap pendidikan anak. Apalagi kini bimbingan konseling menjadi bagian yang penting dalam pola pendidikan  Indonesia. Sebab Bimbingan konseling bisa dianggap sebagai langkah awal untuk mendeteksi sikap dan sifat yang bisa mengarah pada kenakalan remaja. Komunikasi bimbingan komseling membutuhkan pendekatan dari analisis tramsaksional terutama untuk mengetahui kepribadian dari seseorang, sehingga dapat menganalisis mengenai metode apa yang paling tepat digunakan.

3. Menemukan Tingkah Laku Bermasalah

Sebagaimana dalam penjelasan poin sebelumnya, analisis transaksional akan membantu untuk menemukan tingkah laku yang bermasalah yang dialami oleh seseorang. Sehingga tentunya sangat penting kaitannya dengan komunikasi konseling. Sebab dalam konseling deteksi tingkah laku bermasalah sejak awal akan dapat mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Apalagi jika perilaku tersebut merupakan prilaku yang menyimpang, sehingga jika tidak segera dideteksi maka akan menimbulkan permasalahan yang lebih besar lagi.

4. Menghidupkan Komunikasi

Analisis transaksional diterapkan dalam rangka untuk menghidupkan komunikasi dalam kegiatan konseling. Hal ini tentu sangat membantu dalam kegiatan konseling sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan. Komunikasi yang efektif akan membuat prose konseling dapat terlaksana dengan baik, tentunya hal ini akan bisa berdampal positif. Sehingga akan memberikan hasil baik setelah selesainya proses konseling.

5. Menggali Kepribadian

Dalam penyelesaian bimbingan konseling tentu seorang konselor harus menggali kepribadian seaeorang yang membutuhkan jasanya. Sebab karakteristik dan kepribadian seseorang akan membantu dalam penyelesaian masalah yang dihadapi. Terlebih lagi kegiatan konseling menyangkut pada hal yang berhubungan dengan kepribadian. Analisis transaksional dapat diterapkan dalam menggali kepribadian seseorang.

6. Sebagai Sistem Terapi

Komunikasi konseling merupakan tahap awal dalam terapi terutama yang berkaitan dengan kejiwaan seseorang. Tentunya dengan analsos transaksional sistem terapi dapat berlangsung dengan lebih efektif. Terapi ini akan membantu seseorang untuk lepas dari permasalahan yang berkaitan dengan kejiwaan dan kepribadian. Sehingga hal ini sangat penting untuk dipelajari bagi mereka yang ingin menjadi konselor.

7. Membantu Konselor Menggali Lebih Dalam Tentang Klien

Semakin banyak informasi dari klien tentunya penanganannya akan lebih mudah dan tepat sesuai demgan gejala yang dialami. Oleh sebab itu, sebagai seorang konselor anda harus menggali informasi klien dengan dalam. Dalam hal ini analisis transaksional dapat membantu untuk bisa menggali informasi klien dengan lebih dalam. Oleh karena itu, analisis transaksional dapat diterapkan sebagi suatu cara atau strategi untuk menggalin informasi klien secara lebih dalam dalam komunikasi konseling. [ADSense-C]

8. Memahami Keputusan Dan Resikonya

Penerapan analisis trasaksional dalam komunikasi konseling juga dapat dilakukan pada pemahaman terhadap resiko dalam pengambilan keputusan. Banyak orang yang tidak memahami reaiko yang bisa ditimbulkan pasca pengambilan keputusan. Terlebih lagi jika keputusan yang buat dengan buru-buru atau tidak dipikirkam secara matang. Banyak orang yang menyepelekan hal imi dan menganggapnya sebagai sebuah masalah sepele.

Padahal resiko dari sebuah pengambilan keputusan yang salah akan membawa dampak yang buruk. Tidak hanya bagi si pembuat keputusan namun juga bagi orang disekitarnya. Oleh sebab itu, analasisi transaksional akan membantu anda untuk lebih memahami mengenai resiko pemngambilan keputusan. Terutama terhadap keputusan yang sulit dan resiko yang besar.

9. Mendewasakan Pribadi

Analisis transaksional akan bisa diterapkan selain pada pengambilan keputusan juga dapat menjadikan pribadi menjadi dewasa. Pengambilan keputusan yang tepat akan bisa memperlihatkan kualitas dan kedewasaan seseorang. Oleh sebab itu, komunikasi konseling akan bisa membantu seseorang menjadi pribadi yang lebih dewasa. Sehingga tentunya analisis transaksional dapat digunakan sebagai langkah terbaik yang membantu komunikasi konseling.

10. Penyelesaian Konflik

Analisis transaksional juga dapat diterapkan dalam penyelesaian konflik antar individu. Dalam hal ini, komunikasi konseling juga berperang sebagai penengah konflik. Tentunya hal ini memjadi sebuh penilaian dan pemahaman yang positif. Analisis transaksional sangat membantu dalam menyelesikan sebuah konflik dalam komunikasi konseling.

10 Penerapan Analisis Transaksional Dalam Komunikasi konseling. Sebagaimana penyebab keberhasilan dalam komunikasi , penyebab terjadinya konflik dalam komunikasi dan proses komunikasi efektif . Semoga dapat bermanfaat dan digunakan sebagai sumber literatur anda.

Sponsors Link
, , , ,